Sabtu, 12 Mei 2012

a hope

 Berharap


Tunjuk satu bintang
Yang bisa memberimu cahaya di setiap malam
Yang selalu menjagamu
Dan menemanimu saat kamu kesepian

Seandainya bisa
Aku ingin menjadi bintang itu
Yang selalu ada untukmu
Kala kamu terlelap tidur
Dan terbuai dalam mimpi indahmu
 by : The_WinD (2010)

tentang seorang teman

She’s Gone Forever


       Beberapa bulan yang lalu gw kehilangan salah satu temen gw. Dia temen SMA sekaligus juga temen kuliah gw di FKM-UJ.  Namanya Ninis.  Dia meninggal  karena komplikasi penyakit yang dia derita. Tepatnya tanggal 23 Maret 2012. Beberapa bulan sebelumnya dia emang beberapa kali bilang ke gw kalo dadanya sering sesak.  Dia sempet ngajak gw buat periksa, tapi gw kagak bisa (nyesel gw rasanya..). dia anaknya suka ketawa n suka bercanda juga. Anaknya baik. Posturnya kurus n kecil.   Dia kadang-kadang maen ke kosan gw. Dia juga temen satu ukm sama gw. 
        Beberapa bulan sebelumnya  dia mulai sering sakit. Aktivitasnya di ukm juga mulai jarang. Waktu gw nanya dia cuma bilang kalo dia akhir akhir ini ngerasa gampang capek. Dia tambah kurus banget. Gw juga jarang ketemu sama dia.
        Beberapa minggu dia g masuk kuliah. Trus ada kabar kalo dia masuk rumah sakit. Temen-temen yang laen udah planning buat jenguk dia dirumahnya. Waktu gw diajak, gw masih pikir-pikir soalnya besoknya udah ujian.  Dan dari Jember ke rumahnya di lumajang sekitar 2 jam.  Akhirnya gw g ikut. Waktu gw nanya ke temen-temen yang ngerencanain jenguk dia, ternyata g jadi. Soalnya yang ikut cuma dikit. Gw sempet sms-in dia, nanya   keadaannya, tapi dia g pernah bales. Tanggal 20 maret dia sms gw tentang  kabar kalo salah satu guru SMA gw ada yang meninggal. Ternyata itu sms terakhir dia ke gw. Beberapa hari kemudian gw dapat sms dari temen gw yang udah jenguk dia di rumah sakit kalo keadaannya tambah parah. Jumat pagi temen kos gw yang udah deket banget sama ninis bilang ke gw kalo  ninis kena radang otak. Akhirnya gw ma dia planning buat pulang ke Lumajang n sekalian jenguk  jg.
        Sorenya gw n temen-temen yang laen berangkat ke Lumajang pake motor bareng-bareng.  Sesampainya di Lumajang kita langsung ke rumah sakit. Disana ternyata ada temen-temen kuliah gw yang laen juga. Salah satu dari mereka ada yang nangis. G kuat ngeliat keadaan temen gw yang udah kayak gitu.  Awalnya gw g berani. Tapi abis sholat magrib gw nyempetin masuk ke kamarnya n ngeliat dia. Astagfirulah… pengen nangis rasanya. Gw kagak kuat juga. Gw langsung keluar dari kamarnya, n duduk di depan kamar sama temen-temen yang laen.  Kita semua ngerasa sedih banget. Banyak temen gw yang pada nangis. Karena pengunjung yang banyak, akhirnya pihak keluarga menggelar tikar di dalam kamarnya. Terus semua ngaji bersama buat ngedoain dia. 
        Ada beberapa hal yang bikin gw jengkel waktu itu. Pertama ada bapak-bapak yang beberapa kali ambil gambar temen gw yang sakit itu. Juga gambar situasi disana. Kayak g peka  situasi n kondisi aja. Kedua dokter yang g ngontrol keadaan dia waktu itu. Ditambah lagi perawat yang kurang ngontrol pengunjung rumah sakit laen buat masuk ke kamar temen gw. Padahal jelas-jelas dikaca tertulis “batasi pengunjung”.
Setelah berjuang dengan sakitnya, sekitar setengah delapan lebih, dia dinyatain meninggal.  Baru pas itu dokter n perawat masuk ke kamarnya. Kenapa g dari tadi coba. Begitu denger kabar ini, gw yang dari tadi berusaha untuk tabah, nahan untuk g nangis, langsung nangis sampe gw g mampu bwt berkata-kata lagi. G Cuma gw. Hampir semua temen gw yang ada disana juga nangis.  Gw sempet  masuk ke kamarnya dia. Ngeliat dia yang udah pucat, g bergerak sedikitpun, kakinya juga agak bengkak. Gw segera kasih kabar ke temen-temen yang lain. Abis itu, gw bareng-bareng ma temen gw ke rumahnya malam itu juga. Kesedihan yang gw  n temen-temen yang laen rasain tergambar di wajah masing-masing. Serasa g percaya dia pergi secepat itu.
Well,, good bye my friend.. we love you, but God loves you more. Hope you’ll be fine there. Maybe this is the best way for you. You won’t feel pain and hurt forever. I have no time to say sorry to you. Sorry if I ever hurt, or did something wrong. Go.. and being peace..




Jumat, 11 Mei 2012

a true friend is ....

                      SAHABAT



Sahabat adalah hal paling istimewa
Sahabat bukan boneka, bukan pula bayangan yang selalu menemani dalam kesunyian

Sahabat adalah cahaya
mereka memberi penerangan kala kau jatuh dalam lubang yang gelap

Sahabat adalah air
mereka memberi setetes kesejukan dalam hidup

Sahabat adalah angin

mereka selalu menemani dalam pengembaraan menuju masa depan

Sahabat adalah bintang

Sahabat adalah fajar

Terkadang kami seperti arah mata angin
yang masing-masing saling bertolak belakang


Tapi kami adalah pohon
yang tiap tiap bagiannya berperan dalam menunjang kehidupa
n


By: Safitri The WinD (2009)



# Dedicated for infiniters, (2008-2010)

renungan Hati

ARTI SUKSES

               Semua orang ingin sukses, begitupun aku, kamu, dan mereka. Ambisiku begitu kuat hingga aku rela mengejar apapun untuk menyandang kesuksesan itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, sesuatu yang bernama kesuksesan tak kunjung menghampiriku.
             Dalam pengelanaanku, aku bertemu seorang bos muda disebuah perusahan. Dia memiliki sejumlah perusahaan dengan aset milyaran rupiah. Aku bertanya bagaimana ia meraih itu semua.Ia menjawab,
“ Saya telah berkorban banyak untuk semua ini. Belum, saya belum sukses. Ini hanyalah sebagian kecil dari keinginan saya. Masih banyak mimpi saya yang belum terwujud. Saya masih jauh dari sukses.”
Perjalanan panjangku berlanjut. Lalu aku berjumpa sepasang suami isteri lanjut usia. Mereka terlihat riang bercengkerama dengan anak cucu mereka. Akupun bertanya,
“Bagaimana kesuksesan bisa singgah pada kalian, jika hanya duduk seperti ini?”
“Hai anak muda, bagi kami kesuksesan tidak hanya terukur dengan materi. Kami hanya memiliki satu kehidupan, dan semua itu terasa begitu singkat. Kami bukan orang berada. Kami hanyalah manusia yang berusaha menjalani kesederhanaan hidup dengan ikhlas.” Jawab mereka.
“Aku mengerti akan hal itu. Tapi paradigma yang ada tidak mengajariku demikian. Bagiku, bisa mendapatkan apa yang kuinginkan dan hidup bahagia itulah sukses.” Ucapku.
Mereka kembali menjawab,
“Saudara kecilku, semangat yang bergelora dalam hatimu adalah wajar. Namun semua itu hanyalah ambisi yang fana. Kami akan bercerita sepenggal kisah kehidupan kamu. Kau adalah kami ketika muda. Seiring waktu bergerak, kami menyadari bukan itu arti sukses yang sebenarnya. Kami hanyalah sepasang petani biasa. Ketika Tuhan menghadiahi kami seorang malaikat kecil, kami berusaha keras mencukupi kebutuhannya, memberinya kehidupan yang sedikit lebih layak, serta mengajarinya hal-hal baik agar ia tumbuh menjadi orang dewasa yang berguna bagi sesama.
Bagi kami, kesuksesan adalah keberhasilan melaksanakan Amanah yang Tuhan berikan, serta rasa syukur terhadap apapun yang kami peroleh. Berdoa dan berikhtiar untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik itu perlu, tapi jangan pernah lupa akan fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan yang berakal. Gunakan akalmu untuk berfikir hingga akhirnya kau bisa menemukan sukses yang sesungguhnya dalam hatimu.”
Perlahan aku mengerti...
Seperti itukah ? ternyata selama ini pikiranku akan sukses terlalu dangkal. Kini aku tak mau menyia-nyiakan hidupku lagi. Sukses tidak akan pernah ditemukan jika aku hanya mencari dan mencari. Sukses akan menepi jika aku bisa memperbaiki kualitas hidupku mulai saat ini.

By : Safitri_The_Wind (2010)

Sabtu, 14 April 2012

Kepiting Kecil




Kepiting kecil
Mencari makan ditengah lautan yang maha luas
Kepiting kecil
Terpisah dengan keluarga yang sangat dicintainya
Kepiting kecil tak bisa pulang
Ia terjebak ditengah hampa dunia

                Kepiting kecil
                Jangan bersedih dan jangan menangis
                Mohon tolonglah kepada Tuhan
                Segera berdoa dan jangan menyerah
Tuhan
Kabulkan doa tulusnya
Agar
Kepiting kecil dapat hidup bahagia


By: The WinD 2005

Cermin Aku


Aku hanyalah seonggok materi
Adakalanya aku harus setegar batu karang
Bermental baja
Berlayar mengarungi kerasnya hidup

Namun aku hanyalah manusia rapuh
Kadang aku juga menangis,
Meratapi pahitnya hidup yang tak henti-hentinya menghampiri
Menyerah pada ketidakpastian nasib
Aku kesepian ditengah lautan manusia
Kegelapan kerap kali mendekapku

Tapi aku tak berkecil hati
Aku masih memiliki lentera
Aku masih punya jiwa

Aku ingin melanjutkan hidupku apa adanya
Karna jauh di depan sana, sebuah takdir baru menunggu untuk kuraih.

By: The WinD, 2010 

Jumat, 13 April 2012

Doa di keheningan malam


DOA-Q

 
Dikeheningan malam kuterjaga
Air suci kuusapkan pada jasad ini
Diatas sajadah
Kubersujud, bersimpuh di hadapanMu

Ya Allah
Aku bukanlah hambamu yang baik
Kau beri nikmat kusia-siakan
Kau beri damai, kuciptakan permusuhan

Alangkah bahagia hidup dilandasi iman
Jiwa terpelihara dari godaan
Andai esok nyawa ini lepas dari jasad
Jangan kau limpahkan siksa pedihMu
Berikanlah manusia yang hina ini kebahagiaan dan kedamaian

Mungkin hanya ini yang dapat kuhaturkan
Dalam sholatku
Dalam doaku
Di malam yang sunyi ini
                                                                                      By: The WinD, 2007